div.TabView div.Tabs { height: 24px; overflow: hidden; } div.TabView div.Tabs a { float: left; display: block; width: 84px; /*84 */ text-align: center; height: 24px; /* 24*/ padding-top: 3px; vertical-align: middle; border: 1px solid #999999; /* blue */ border-bottom-width: 0; text-decoration: none; font-family: "Times New Roman", Serif; /* Times New Roman */ font-weight: 900; color: #1E62B6; /* black */ } div.TabView div.Tabs a:hover, div.TabView div.Tabs a.Active { background-color: #FFFFFF; /* black */ } div.TabView div.Pages { clear: both; border: 1px solid #999999; /* blue */ overflow: hidden; background-color: #FFFFFF; /* black */ } div.TabView div.Pages div.Page { height: 100%; padding: 0px; overflow: hidden; } div.TabView div.Pages div.Page div.Pad { padding: 3px 5px; }

beranda gambar

Senin, 07 November 2011

Cara Instal Ubuntu 11.10 - Oneiric Ocelo


- Ubuntu 11.10 Oneiric Ocelet dapat diinstal dalam banyak cara, salah satu metode termudah adalah menggunakan Wubi Installer. Biasanya ini digunakan untuk instal ubuntu dual booting dengan OS lain. Metode lainnya bisa lewat Flash Disk maupun CD Drive. 
Langkah 1. Download file *.iso Ubuntu 11.10 - Oneiric Ocelet
Download iso Ubuntu 11.10, pilih file arsip (ISO) tergantung pada arsitektur komputer kawan - seperti Intelx86 atau AMD64.
Langkah 2. Membuat Bootable Media
Kemudian membuat bootable USB stick/ drive atau CD/ DVD dari file ISO kawan yang baru saja di download. Jika kawan memilih media CD/ DVD, kawan bisa dengan mudah mem-burn-nya.
#Windows
Gunakan program 'universal USB installer' untuk membuat bootable dari flashdisk. Pada Windows 7 Anda dapat membakar file ISO langsung dengan memasukkan cd/ dvd ke tray dan pilih opsi Burn. 
#Ubuntu
Program 'Start Up Disk Creator' sudah terinstal secara default pada Ubuntu. Gunakan program ini untuk membuat bootable media. Jalankan programnya, pilih file ISO yang mau di burn, lalu pilih medianya, CD/ flashdisk.
Langkah 3. Masukkan CD atau USB dan restart
Komputer akan boot otomatis dari media bootable yang telah dibuat sebelumnya.
Klik ikon "Install Ubuntu 11.10" untuk memulai proses instalasi.
Langkah 4. Memilih tipe instalasi
Kalau kawan terhubung ke jaringan internet, beri tanda ceklis pada opsi "Download Updates" dan "install third party software". 
Kemudian pilih "continue", jendela baru akan ditampilkan. Kawan diminta memilih tipe instalasi.
 Kawan mungkin mendapatkan pilihan yang berbeda tergantung pada konfigurasi komputer. 
Install Ubuntu Alongside with them : ini akan menginstal Ubuntu 11.10 bersamaan dengan sistem operasi yang sudah ada sebelumnya. Kita mengenalnya dengan sebutan dual booting. 
Erase Entire Disk and Install Ubuntu : ini akan menghapus dan membersihkan semua harddisk Anda termasuk file dan sistem operasi sebelumnya. 
Something else : Kita bisa membuat, membagi dan memilih partisi harddisk untuk menginstal Ubuntu 11.10 dengan menggunakan advanced partition manager. 
Dalam contoh ini, kita pilih opsi yang ketiga, kemudian muncul jendela baru.
Langkah 5. Membuat partisi ext. 5 dan Menginstal Ubuntu 11.10
Pilih "free space" untuk membuat partisi baru, klik "New partition Table".
Klik "instal now" untuk memulai proses instalasi.
Langkah 6. Memasukan Informasi dasar dan membuat sebuah akun
Sementara proses instalasi sedang berlangsung, kawan akan diminta untuk memasukan beberapa informasi dasar seperti:
Lokasi, ini digunakan untuk mengatur waktu dan beberapa pengaturan lainnya. Pilih kota tempat tinggal kawan pada map.
Keyboard layout, biarkan saja apa adanya dan langsung klik continue. Masukan informasi mengenai akun kawan.
Langkah 7. Restart komputer
Proses instalasi akan segera selesai.
Kalau sudah selesai/complete, restart komputer dan lihatlah hasilnya. Ubuntu 11.10 - Oneiric Ocelot telah terinstall di komputer kawan.
Setelah ini, kawan bisa menginstal paket-paket tambahan dari repository yang sudah tersedia.

Mengubah Tampilan Ubuntu 11.10 Menjadi Macbuntu-Xi

Untuk dapat mengubah tampilan Ubuntu 11.10 dengan theme Macbuntu-Xi, beberapa paket aplikasi harus Anda instal terlebih dahulu. Paket-paket tersebut adalah Gnome-tweak-tool dan Compizconfig-settings-manager yang akan kita gunakan untuk melakukan pengaturan theme dan efek-efek desktop. Bagi Anda yang kesulitan menginstal kedua paket itu, silahkan membaca artikel kami Cara mudah menggunakan Ubuntu 11.10.

Sebuah paket tambahan, Cairo Dock juga akan kita tambahkan untuk melengkapi theme Macbuntu-Xi agar semakin mirip dengan tampilan desktop Mac. Tentang cara mengnstal dan pengaturan Cairo dock, termasuk penambahan theme Macbun-Xi-Dock untuk Cairo dock akan kami sampaikan dalam tutorial ini.

Setelah Compizconfig dan gnome-tweak-tool diinstal, tekan tombol Alt+F2 untuk menampilkan Dash dialog Run, pada kotak pencarian ketik "about:config" tanpa tanda kutip lalu tekan enter...

Macbuntu-Xi

Pengaturan Unity plugin pada CompizConfig Settings Manager akan dibuka. Dalam jendela tersebut pada tab "Behaviour", ubah "Hide Launcher" menjadi "Auto hide"...

Macbuntu-Xi

Masih pada jendela yang sama, silahkan berpindah ke tab "Experimental". Pada halaman tersebut, ubah nilai pada "Panel Opacity" dan "Launcher Opacity" menjadi "0.5000" dan "Launcher Icon Size" menjadi "32"...

Macbuntu-Xi

Buat sebuah folder pada desktop Anda lalu beri nama dengan "macbuntu-x". Download empat paket theme Macbuntu-Xi dan theme Cairo dock Macbuntu-Xi-Dock serta sebuah gambar untuk background Aurora.jpg.

Link Daownload Macbuntu-Xi theme:

Simpan kelima file yang Anda download tersebut kedalam folder "macbuntu-x" yang telah dibuat pada desktop.

Silahkan buka Terminal (Ctrl+Alt+T) lalu menuju ke tempat penyimpanan file-file theme dengan mengetik perintah berikut...
cd Desktop/macbuntu-x

Setelah berada pada lokasi penyimpanan, ketik perintah berikut untuk mengextract paket-paket theme...
sudo tar -C /usr/share/themes/ -xzvf Macbuntu-Xi.tar.gz

Macbuntu-Xi

Ketik perintah berikut untuk mengextract paket icon theme...
sudo tar -C /usr/share/icons/ -xzvf Macbuntu-Xi-Icons.tar.gz

Ketik perintah berikut untuk mengextract paket cursors theme...
sudo tar -C /usr/share/icons/ -xzvf Macbuntu-Xi-Cursors.tar.gz

Ketik perintah beriku untuk menyalin file aurora.jpg kedalam folder background
sudo cp aurora.jpg /usr/share/backgrounds

Ubah perijinan folder themes, icons dan background supaya dapat digunakan oleh user biasa dengan mengetik perintah berikut lalu menekn enter secara berturut-turut...
sudo chown -R root.root /usr/share/themes/
sudo chmod -R 0777 /usr/share/themes/
sudo chown -R root.root /usr/share/icons/
sudo chmod -R 0777 /usr/share/icons/
sudo chown -R root.root /usr/share/backgrounds/
sudo chmod -R 0777 /usr/share/backgrounds/

Macbuntu-Xi

Atau, Anda dapat mendownload file "macbuntu-xi.sh" lalu meletakkannya kedalam folder "macbuntu-x" untuk menginstall semua paket theme tanpa mengetik perintah satu-persatu...

Macbuntu-Xi

Untuk menggunakan file macbuntu-xi.sh, cukup ketik perintah berikut...
sudo sh macbuntu-xi.sh
...secara otomatis semua paket theme akan diextract ketempatnya masing-masing.

Langkah selanjutnya adalah menerapkan theme Macbuntu-Xi yang telah kita tambahkan. Tekan kombinasi tombol Alt+F2 lalu ketik "advanced settings" untuk menjalankan gnome-tweak-tool...

Macbuntu-Xi

Dalam Jendela "Advanced Setting" pada bagian theme, ubah pada "Window theme" menjadi "Macbuntu-Xi", ubah pada "Cursor theme" menjadi "Macbuntu-Xi-Cursors", ubah pada "Icon theme" menjadi "Macbuntu-Xi-Icons" dan ubah pada "GTK+ theme" menjadi "Macbuntu-Xi". Tutup jendela Advanced Settings, seharusnya perubahan theme sudah diterapkan.

Untuk mengubah background dengan aurora.jpg, jalankan "Appearance" lalu tekan tombol "+" untuk menambahkan wallpaper baru...

Macbuntu-Xi

Cari lokasi penyimpanan file aurora.jpg di "/usr/share/backgrounds/aurora.jpg", tekan open maka aurora kini menjadi background.

Untuk melengkapi penggunaan theme Macbuntu-Xi ini, Anda dapat mengubah backgrond login screen LightDM menggunakan file aurora.jpg tersebut. Jika Anda berminat melakukannya, silahkan baca artikel Cara mengganti background LightDM secara manual.

Tambahkan paket Cairo Dock untuk memperindah desktop Anda. Pastikan komputer telah terhubung ke internet lalu jalankan Software Center atau gunakan Synaptic, cari paket cairo-dock untuk diinstall...

Macbuntu-Xi

Atau dengan menggunakan terminal dengan mengetik perintah berikut...
sudo apt-get install cairo-dock
Ikuti semua instruksi yang ditampilkan pada layar hingga proses instalasi Cairo dock selesai.

Tekan tombol Alt+F2 lalu cari "Cairo-Dock (no OpenGL)" untuk menjalankan Cairo...

Macbuntu-Xi

Ubah theme Cairo dock dengan theme Macbuntu-Xi-Dock dengan cara mengklik kanan pada cairo dock lalu pilih menu "Cairo-Dock" lalu pilih "Configure"...

Macbuntu-Xi

Update:
Pada jendela "Cairo-Dock Configuration" buka tab "Themes" lalu tambahkan theme Macbuntu-Xi-Dock dengan cara menekan tombol "Open", cari tempat penyimpanan di "~/Desktop/macbuntu-x/Macbuntu-Xi-Cairo.tar.gz" lalu tekan tombol "OK". Tekan tombol "Apply" untuk mengextract Macbuntu-Xi-Cairo.tar.gz lalu tutup jendela "Cairo-Dock Configuration". Buka kembali "Cairo-Dock Configuration", cari dan pilih theme Macbuntu-Xi-Dock pada tab themes lalu tekan tombol "Apply" untuk menerapkan theme Cairo-Dock tersebut.

Macbuntu-Xi

Untuk melihat perubahan seluruhnya, logout dari sesi saat ini. Pada login screen LightDM, tekan tombol "Gear" lalu pilih sesi "Cairo-Dock (with Gnome and effects)" untuk memasuki sesi Ubuntu yang akan langsung menjalankan Cairo-Dock...

Macbuntu-Xi

Inilah tampilan desktop kami setelah menggunakan theme Macbuntu-Xi dan theme Cairo-Dock Macbuntu-Xi-Dock...

Macbuntu-Xi

Macbuntu-Xi

Selamat mencoba...

Senin, 03 Oktober 2011

kegunaan server mikrotik

MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi linux yang dapat digunakan untuk
menjadikan komputer menjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur
yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP dan
provider hostspot.
Ada pun fitur-fiturnya sbb:
*  Firewall and NAT - stateful packet filtering; Peer-to-Peer protocol filtering; source and
destination NAT; classification by source MAC, IP addresses (networks or a list of
networks) and address types, port range, IP protocols, protocol options (ICMP type,
TCP flags and MSS), interfaces, internal packet and connection marks, ToS (DSCP)
byte, content, matching sequence/frequency, packet size, time and more
*  Routing - Static routing; Equal cost multi-path routing; Policy based routing
(classification done in firewall); RIP v1 / v2, OSPF v2, BGP v4.
*  Data Rate Management - Hierarchical HTB QoS system with bursts; per IP / protocol
/ subnet / port / firewall mark; PCQ, RED, SFQ, FIFO queue; CIR, MIR, contention
ratios, dynamic client rate equalizing (PCQ), bursts, Peer-to-Peer protocol limitation.
*  HotSpot - HotSpot Gateway with RADIUS authentication and accounting; true Plug-
and-Play access for network users; data rate limitation; differentiated firewall; traffic
quota; real-time status information; walled-garden; customized HTML login pages;
iPass support; SSL secure authentication; advertisement support.
*  Point-to-Point tunneling protocols - PPTP, PPPoE and L2TP Access Concentrators
and clients; PAP, CHAP, MSCHAPv1 and MSCHAPv2 authentication protocols;
RADIUS authentication and accounting; MPPE encryption; compression for PPPoE;
data rate limitation; differentiated firewall; PPPoE dial on demand.
*  Simple tunnels - IPIP tunnels, EoIP (Ethernet over IP).
*  IPsec - IP security AH and ESP protocols; MODP Diffie-Hellman groups 1,2,5; MD5
and SHA1 hashing algorithms; DES, 3DES, AES-128, AES-192, AES-256 encryption
algorithms; Perfect Forwarding Secrecy (PFS) MODP groups 1,2,5.
*  Proxy - FTP and HTTP caching proxy server; HTTPS proxy; transparent DNS and
HTTP proxying; SOCKS protocol support; DNS static entries; support for caching on
a separate drive; access control lists; caching lists; parent proxy support.
*  DHCP - DHCP server per interface; DHCP relay; DHCP client; multiple DHCP
networks; static and dynamic DHCP leases; RADIUS support.
*  VRRP - VRRP protocol for high availability.
*  UPnP - Universal Plug-and-Play support.
*  NTP - Network Time Protocol server and client; synchronization with GPS system.
*  Monitoring/Accounting - IP traffic accounting, firewall actions logging, statistics
graphs accessible via HTTP.
* SNMP - read-only access.
* M3P - MikroTik Packet Packer Protocol for Wireless links and Ethernet.
* MNDP - MikroTik Neighbor Discovery Protocol; also supports Cisco Discovery
Protocol (CDP).
* Tools - ping; traceroute; bandwidth test; ping flood; telnet; SSH; packet sniffer;
Dynamic DNS update tool.
Layer 2 connectivity
* Wireless - IEEE802.11a/b/g wireless client and access point (AP) modes; Nstreme
and Nstreme2 proprietary protocols; Wireless Distribution System (WDS) support;
virtual AP; 40 and 104 bit WEP; WPA pre-shared key authentication; access control
list; authentication with RADIUS server; roaming (for wireless client); AP bridging.
* Bridge - spanning tree protocol; multiple bridge interfaces; bridge firewalling, MAC.
* VLAN - IEEE802.1q Virtual LAN support on Ethernet and wireless links; multiple
VLANs; VLAN bridging.
* Synchronous - V.35, V.24, E1/T1, X.21, DS3 (T3) media types; sync-PPP, Cisco
HDLC, Frame Relay line protocols; ANSI-617d (ANDI or annex D) and Q933a
(CCITT or annex A) Frame Relay LMI types.
* Asynchronous - s*r*al PPP dial-in / dial-out; PAP, CHAP, MSCHAPv1 and
MSCHAPv2 authentication protocols; RADIUS authentication and accounting;
onboard s*r*al ports; modem pool with up to 128 ports; dial on demand.
* ISDN - ISDN dial-in / dial-out; PAP, CHAP, MSCHAPv1 and MSCHAPv2
authentication protocols; RADIUS authentication and accounting; 128K bundle
support; Cisco HDLC, x75i, x75ui, x75bui line protocols; dial on demand.
* SDSL - Single-line DSL support; line termination and network termination modes.

Jumat, 30 September 2011

trik internetan gratis XL

Trik 1

==>Pengaturan Konfigurasi:

APN: www.xlgprs.net

Proxy: 195.189.142.132

Port: 80


==>Peng. Opmin Handler:

Http Server: http://xlgo.co.id.server4.operamini.net:80/

Socket: Standar ajah

Remove Port: Centang

Type Proxy: HTTP

Host: xlgo.co.id


Trik 2

==>Peng. Konfigurasi:

APN: www.xlunlimited.net

Proxy: 112.215.026.006

Port: 80

Cara Meng-Unlock Hp Esia CDMA Huawei C2061

Kode : # # 2 5 8 7 4 1
Kemudia tekan send : berfungsi untuk me Restore Default work 100%
(kembali ke setingan pabrikan awal)

Kode : # # 4 1 2 3 6 5
Kemudia tekan send : berfungsi untuk masuk ke
Debug Screen
System Test
S/W Version

Setelah berada di dalam pilih Sytem Test lalu pilih 5, pada saat ditanya SPC kode
Ketik : 0 0 0 0 0 0
Setelah itu terserah mau di apakan dengan NAM Programmingnya.

UnLock HP Huawei C2601 (Bundle Esia Rp.199.000,-)
Hanya untuk versi firmware 3 Agustus 2007

1. Lihat versi huawei caranya :
Menu > Setting > Phone Setting > Lihat, bila ada tanggal 3 Agustus 2007, berarti Ok

2. UnLock Security
- Masukan Kartu yang ingin anda pakai missal flexi
- Hidupkan HP
- Bila muncul pesan “MIN diluar jangkauan” berarti Hp anda belum bisa di Unlock
- Bila muncul pesan “silahkan masukan SID yang valid” berarti bisa di Unlock
- Ketik ##412365 (ini emergency code), kemudian tekan CALL
- Pilih SYSTEM TEST
- Kemudian pilih NAM PROGRAMING
- Masukan SPC Code : 000000
- Kemudian selanjutnya tekan OK saja hingga muncul SID .. isi 10496 (ini bila menggunakan kartu flexi)
- Bila menanyakan SID kembali, hapus SID yang ada, kemudian isi SID nya dengan : 000000
- Tekan OK hingga ada menu 1.COMPLETE 2.CONTINUE, pilih COMPLETE

OK sekarang Hp.anda sudah memakai flexi

SID/NID list Jakarta

SATRONE 10819
FLEXI 10496
ESIA 10623

Channel Starone (JAKARTA)
Primary A 625
Primary B 675
Secondary A 650
Secondary B 777

Channel flexi (JAKARTA)
Primary A 119 atau 725
Primary B 37 atau 750
Secondary A 78 atau 775
Secondary B 777

Channel ESIA (JAKARTA)
Primary A 30
Primary B 72
Secondary A 78
Secondary B 777


Code huawei C2061.
##497613,2-system Test,5-Test Call
##412365 sama seperti atas
##745698 version
##147852 test mode
##159357 R-RUIM\ROM-UIM
##258741 restore
##236985==monitoring debug
*#06#-ESN
*+End-force download

Selasa, 20 September 2011

Bongkar Password Linux dengan MiniLinux

Bongkar Password Linux dengan MiniLinux web desain grafis
Halloo … Sebetulnya banyak banget kasus yang telah kita alami bersama
dalam mengarungi bahtera rumah tangga antara kita semua dan komputer kesayangan. :D~~~
Banyak masalah, halangan, rintangan dan segala macam cobaan yang dapat teratasi dengan mudah, dan mungkin ada saja masalah yang sulit diatasi, walaupun pada akhirnya masalah pun bisa diatasi, dengan berbagai usaha tentunya …

Seperti kasus kemarin dalam artikel “Cara Lain menjadi Administrator di Windows XP SP1 DAN SP2 [ NTFS ]” buatan saya sendiri … Roby sang penguasa kegelapan yang murka akhirnya memiliki cara lain untuk mengembalikan account administratornya yang limited dengan menggunakan tools kecil yaitu … The OffLine NT Password Editor buatan Peter P’Nordah. :) [maklum sang penguasa kegelapan ternyata seorang script kiddie juga ] Tentunya dengan berbagai tahapan. Dan ini membuktikan tidak ada keamanan yang menjamin 100%.
Ngomong apaan siihh … ???!! :)
Sebetulnya tutorial ini basi banget … tapi berhubung masih banyak banget newbie yang belum tau … khususnya user wind0st [ red:windows ] yang baru migrasi, jadi nggak basi kan.
Yang namanya ilmu, basi nggak basi teteup ilmu, ya nggak ?? Nggak !!
Basa-basinya udah dulu !!
Sekarang ada suatu kasus, dimana para Linuxer yang kadang-kadang lupa akan passwordnya. Terlebih lagi, mode linux single untuk lilo pun telah ter pass word kan … ( susah bener ngomongnya ). Udah gitu, CD Distro linux dipinjeum temen. Pas dibalikkin banyak goressannya :D~~. Manteubh deuuh.
Udah ahhh … banyak banget basa-basinya. Gini aja …
Anggap aja situasinya begini.
Ada 2 sistem operasi yang terinstall di harddisk dengan 5 partisi didalamnya, Windows XP dengan 1 partisi bertipe NTFS, dan 2 partisi bertipe FAT32. Dan Linux dengan 1 Swap Partisi dan 1 partisi bertipe Ext3.
Alat Yang kita perlukan adalah …
====================
1. tomsrtbt-x.x.xxx.dos.zip – sekitar 2 MB — [ bisa didownload di
http://www.distrowatch.com atau
cari sendiri minta bantuan mamang google atau juga bisa langsung ke mainsite
http://www.toms.net ] -– Linux Mini , Distro Mini Yang laen juga boleh !!
sedapetnya aja …
2. NTFS 4 Dos [ didownload di http://www.bootdisk.com ] — Yang ini jadi pilihan
kalo misalkan nggak punya partisi bertipe Fat32.
3. Untuk pengguna yang salah satu partisi harddisknya bertipe FAT32,
Bisa pake CD Bootable apa aja asal bisa masuk ke dos. Ex : CD CHIP MagaZine.
4. 2 Disket Kosong …
5. Sedikit pengetahuan menggunakan MSDOS, dan perintah dasar linux
Download dulu tools diatas,
Ta’ jelaskeun dulu fungsi dari alat-alat perang di atas !
Pertama, tomsrtbt.xxx.xxx, yang ini udah jelas … distro linux mini berukuran 1 disket. Kedua, NTFS 4 Dos … sebetulnya ini hanya pilihan aja … bakal dipake nantinya kalo misalkan anda nggak punya partisi bertype FAT32, atau FAT16. ketiga, Udah jelas kan ??? yang keempat, jelas deuuh !!! Yang kelima, gampang deuuh yah ??? Entar juga dikasih tau !!
Tahapan Pertama …
Bagi anda yang memiliki partisi harddisk bertipe FAT32 anda bisa melewati langkah ini. Buka program NTFS4DOS yang udah diinstall tadi, dan siapkan satu disket kosong … terus ikutin aja perintahnya. SELESAI ???? Lanjut ke tahapan kedua …
Tahapan Kedua…
Nah … file distro linux zip-an yang tadi didownload bisa diextract di atas partisi FAT32 ke folder paling awal … ex : d:linux

Didalam folder tersebut kurang lebih isinya
initrd.img
install.bat
license.html
loadlin.exe
tomsrtbt.FAQ
tomsrtbt.lsm
zimage

Kalo nggak ada partisi fat32 bisa juga diextract ke c:linux , terserah, it’s your choice !!!
Selesai ??? langsung kita restart, masuk BIOS, dan rubah konfigurasi BIOS, booting pertamanya ke Flopppy atau CDROM. Untuk yang tadi udah buat disket booting dengan NTFS4DOS bisa langsung boot dengan disketnya … begitu juga untuk yang salah satu partisi harddisknya bertipe FAT32 bisa booting langsung dengan CD Bootablenya … selesai … Lanjut !!!
Tahapan Ketiga …
Kalo udah masuk ke Dos …
Nah, ini dia yang mantabh. Masuk ke direktori letak distro linux disket tadi …
C:>cd linux
C:linux>dir
Bla..bla..bla
initrd.img
install.bat
license.html
loadlin.exe
tomsrtbt.FAQ
tomsrtbt.lsm
zimage
Bla..bla..bla
C:linux>install.bat
Silahkan disketnya diganti dulu !!!
Selesai … ??? Nah restart lagi … kali ini booting lewat disket linux yang baru aja dibuat.
Nah tuhhhh … ada distro linux tomsrtbt !!!
User-nya : xxxx, trus Password-nya : xxxx juga , kalo nggak xxxx itu xxxxx pokoknya cobain aja satu-satu.
Silahkan ikutin perintahnya …
# cat /etc/fstab
# cat /proc/partitions
misalkan isinya kurang lebih mirip-mirip kaya gini
/dev/hdb1 ntfs umask=0,nls=iso8859-1,ro 0 0
/dev/hdb6 vfat umask=0,iocharset=iso8859-1,codepage=850 0 0
/dev/hdb7 ext3 defaults 1 1
/dev/hdb8 vfat umask=0,iocharset=iso88#mount –t ext3 /dev/hdb7 /mnt/linux2
A59-1,codepage=850 0 0
Langsung aja di mount.
Tapi sebelumnya :
#mkdir /mnt/linux2 # bikin direktorinya dulu buat partisi ext3
pakah berhasil ???
#ls /mnt/linux2
Nah terakhir … langsung masuk ke /mnt/linux2 atau langsung buka file shadow di /mnt/linux2/etc/shadow dengan editor vi
#vi /mnt/linux2/etc/shadow
root:$1$97EDFlvF$ok4DD2uOi5axzT.mw/Z/S.:13414:0:99999:7:::
bin:*:13414:0:99999:7:::
daemon:*:13414:0:99999:7:::
adm:*:13414:0:99999:7:::
lp:*:13414:0:99999:7:::
sync:*:13414:0:99999:7:::
shutdown:*:13414:0:99999:7:::
halt:*:13414:0:99999:7:::
uucp:*:13414:0:99999:7:::
operator:*:13414:0:99999:7:::
nobody:*:13414:0:99999:7:::
rpm:!!:13414:0:99999:7:::
vcsa:!!:13414:0:99999:7:::
xfs:!!:13414:0:99999:7:::
haldaemon:!!:13414:0:99999:7:::
apache:!!:13414:0:99999:7:::
rpc:!!:13414:0:99999:7:::
ups:!!:13414:0:99999:7:::
rpcuser:!!:13414:0:99999:7:::
sshd:!!:13414:0:99999:7:::
gdm:!!:13414:0:99999:7:::
squid:!!:13414:0:99999:7:::
mysql:!!:13414:0:99999:7:::
al_k:!!:13417:0:99999:7:::
lihat bagian paling atas …
root:$1$97EDFlvF$ok4DD2uOi5axzT.mw/Z/S.:13414:0:99999:7:::
hapus bagian $1$97EDFlvF$ok4DD2uOi5axzT.mw/Z/S.
sampe jadi kayagini
root::13414:0:99999:7:::
ini berarti kita telah menghapus password yang dienkripsi.
kemudian keluar lalu save …. dengan cara tekan tombol Esc lalu dilanjuti dengan :wq! Enter
Nah sekarang untuk menghilangkan password lilonya :
# vi /etc/lilo.conf
….
image=/boot/vmlinuz
label=”CoolOS”
root=/dev/hdb6
password=”manteubh” -? baris sebelah sini musti dihapus nih
initrd=/boot/initrd.img
append=”acpi=ht resume=/dev/hdb5″
read-only
….
Kemudian save lalu keluar dan restart …
Selesai … langsung login dah dengan root tanpa password … !!!

Senin, 19 September 2011

Cara Menginstal Ubuntu Dan Windows 7 Dalam Satu komputer - Dual Boot Mode




Ubuntu - Untuk mengenal dan mempelajari Linux adalah suatu hal yang mudah, hanya memerlukan keinginan kuat dan sedikit keberanian saja. Bagi pengguna Windows hal yang ditakuti saat ingin berganti ke Linux adalah resiko kehilangan data dan file-file penting, sehingga banyak yang beranggapan untuk belajar Linux diperlukan sebuah PC baru untuk menginstalnya.

Menginstal dan menjalankan Linux tidak dibutuhkan sebuah PC baru. Berikut ini akan kami sampaikan cara menginstal Ubuntu Linux dan Windows 7 dalam satu PC. Ini adalah cara aman sehingga diharapkan instalasi Ubuntu yang akan dilakukan tidak sedikitpun mengubah harddisk yang telah berisi Windows.

Kami mengasumsikan anda memiliki sebuah PC dengan harddisk yang telah terinstal Windows didalamnya. Anda cukup menambahkan sebuah harddisk baru sebagai tempat menginsatl Ubuntu. Harap perhatikan ini, silahkan letakkan harddisk yang baru ditambahkan sebagai harddisk utama (primary) dan ubah harddisk yang telah berisi Windows sebagai harddisk kedua (secondary) jika anda menggunakan harddisk ATA, mengapa demikian?... ini adalah langkah untuk menghindari penimpaan boot sector harddisk yang telah berisi Windows oleh boot menu Ubuntu (grup / lilo). Jika anda menggunakan harddisk dengan koneksi Serial ATA (SATA), letakkan harddisk baru pada port SATA 1 dan pindahkan harddisk lama pada port SATA 2.

Silahkan jalankan komputer anda, atur supaya boot device pertama adalah CD/DVD untuk menjalankan Ubuntu Live CD. Tunggulah beberapa saat hingga sistem Ubuntu selesai di muat...

Pada jendela berikutnya pilih opsi "Try Ubuntu 10.04 LTS"...

Tunggu hingga destop Ubuntu 10.04 ditampilkan... Jalankan Instalasi dengan mengklik ganda ikon "Install Ubuntu 10.04 LTS"... Installer Ubuntu akan segera dijalankan...

Pada opsi pilihan bahasa, pilih bahasa yang ingin anda gunakan. Klik "Forward" untuk melanjutkan...

Pada jendela berikutnya silahkan tentukan wilayah waktu (time zone) tempat anda berada. Klik "Forward" untuk melanjutkan...

Pada jendela setting keyboard, aturlah susunan keyboard yang anda gunakan atau biarkan pada setting default jika anda menggunakan keyboard standard USA. Klik "Forward" untuk menuju langkah selanjutnya....

Langkah berikutnya adalah bagian yang sangat penting, berhati-hatilah saat anda memilih harddisk yang akan digunakan menginstal Ubuntu. Dalam contoh ini kami menambahkan Harddisk baru berkapasitas 20 GB dan telah memiliki dua partisi masing-masing berformat NTFS. Silahkan pilih opsi ketiga "Specify partitions manually (advanced)" untuk membuat partisi secara manual. Klik "Forward" untuk melanjutkan...

Ingat... harddisk baru yang anda tambahkan berada pada posisi "Primary" (harddisk utama), sehingga Ubuntu akan mengenalinya dengan /dev/sda sedangkan harddisk yang telah berisi sistem Windows berada pada posisi "Secondary", sehingga dikenali sebagai /dev/sdb (lihat gambar dibawah untuk lebih jelasnya). Hapus semua partisi yang ada pada /dev/sda. Pilih /dev/sda1 lalu klik tombol "Delete", ulangi langkah ini untuk /dev/sda2 sehingga anda hanya akan memiliki sebuah partisi kosong pada /dev/sda (langkah ini mengacu pada contoh harddisk yang kami tambahkan dimana didalamnya telah memiliki dua partisi NTFS, jika harddisk yang anda tambahkan dalam kondisi kosong tanpa partisi, langkah ini tidak perlu anda lakukan).

Klik tombol "Forward" untuk melanjutkan ke langkah berikutnya...

Dibawah /dev/sda, pilih "free space" lalu klik tombol "Add" untuk membuat partisi baru...

Partisi pertama yang akan kita buat adalah partisi swap, pada jendela yang ditampilkan, pilih opsi "swap area" pada menu dropdown "Us as:". Tentukan kapasitas partisi swap yang anda kehendaki pada kolom "New partition size...", dalam contoh ini kami isi dengan 2000 mb (2 gb). Klik "OK" untuk mulai membuat partisi swap...

Ulangilah langkah sebelumnya, pilih free space lalu tekan tombol "Add", pada jendela yang ditampilkan, pilih opsi "Primary" pada "Type for the new partition". Tentukan kapasitas partisi yang anda buat, dalam contoh ini kami membuat partisi sebesar 10000 mb (10 gb). Pada "Us as" pilih "Ext4 journaling file system" lalu pilih opsi "/" pada pilihan "Mount point". klik "OK" untuk membuat partisi "/"....

Berikutnya adalah membuat partisi /home, plih sisa free space lalu klik "Add". Pilih "Primary" untuk "Type for new...", pada kapasitas partisi gunakan seberapapun sisa ruang yang masih ada. Pada "Us as" pilih "Ext4 journaling file system" lalu pilih opsi "/home" pada pilihan "Mount point". klik "OK" untuk membuat partisi "/home" (untuk lebih jelasnya, silahkan lihat gambar)....

Kini partisi yang dibutuhkan telah siap, klik "Forward untuk melanjutkan proses berikutnya. Isi semua informasi yang diperlukan, nama lengkap anda, user name (digunakan untuk log in), password dan nama komputer yang ingin anda gunakan. Klik "Forward" untuk melanjutlan instalasi...

Menentukan dimana boot loader akan diinstal, klik "Advanced" untuk menentukan lokasi boot loader...

Berhati-hatilah... pastikan checbox "Install boot loader" telah anda centang, pada "Device for boot loader installation" pastikan anda telah memilih "/dev/sda" jangan pada lokasi lain, lanjutkan dengan mengklik tombol "OK"...

Setelah selesai menentukan lokasi boot loader, kini saatnya memulai proses instalasi Ubuntu 10.04, klik "Install" untuk melanjutkan proses instalasi....

Instalasi segera dijalankan, ini akan memerlukan beberapa waktu bergantung pada spesifikasi komputer yang anda gunakan. Tunggulah hingga proses diselesaikan....

Setelah proses instalasi selesai, segeralah reboot komputer anda, CD/DVD Ubuntu secara otomatis akan dikeluarkan, ambil CD/DVD anda, lalu tekan enter untuk menyalakan kembali kumputer...

Nahh.. kini anda telah memiliki dua sitem operasi dalam komputer anda. Saat anda ingin menjalankan Ubuntu 10.04, pilih opsi "Ubuntu with Linux 2.6..." pada menu Grup lalu tekan enter...

Ubuntu 10.04 akan segera dijalankan untuk anda...

Dan saat anda ingin menjalankan Windows 7, pilih opsi "Windows 7 ..." dengan cara menekan tombol panah kebawah pada keyboard lalu tekan enter...
..

Selamat mencoba...